Bulog kesulitan menyerap beras lokal
CBP Bulog merupakan beras milik negara yang penggunaannya untuk kebijakan pemerintah seperti bantuan sosial, bantuan bencana, maupun operasi pasar atau program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).
Kegiatan operasi pasar yang dilakukan Bulog yaitu dengan memasok atau melepas beras ke pasar yang bertujuan untuk menjaga supply and demand sehingga harga beras tetap stabil.
Beras merupakan komoditas pangan yang paling berkontribusi terhadap terjadinya inflasi pangan apabila harganya melonjak.
Oleh sebab itu, Bulog memilikitugas untuk menstabilkan harga beras guna menekan inflasi pangan yang akan berimbas pada angka inflasi nasional.
Buwas mengatakan saat ini Bulog mengalami kendala dalam penyerapan beras dalam neggeri karena ketersediaan yang rendah di tingkat produsen serta melonjaknya harga gabah.
“Selain ada anomali cuaca, kita harus sadari kita tidak bisa pastikan hasil panen sesuai dengan fakta di lapangan, pasti produktivitas gabah pasti turun,” ungkap Buwas.
Baca Juga : BRI Mencetak Laba Lebih Dari Dua Kali Lipat
“Karena di beberapa wilayah, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung juga terendam banjir sawah yang sudah mau panen, sehingga akan mempengaruhi jumlah yang akan panen,” kata Buwas.
Selain itu, Buwas mengatakan bahwa Bulog tidak bisa terus menerus membeli beras di tingkat produsen dengan harga yang tinggi dengan mengikuti mekanisme pasar karena hal tersebut akan menyebabkan inflasi.
Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara klik http://hariannetwork.com













