Hariannetwork.com – Investor kawakan sekaligus penulis buku Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki melanjutkan sikap bearishnya di tengah kekhawatiran resesi terhadap ekonomi global tahun 2023.
Ia mengatakan bahwa kondisi ekonomi global sedang mengalami gelembung terbesar sepanjang sejarah. Pernyataan tersebut menambah daftar negatif ekonomi global dalam jangka panjang.
Kiyosaki mengaku tidak akan berinvestasi di ekuitas, obligasi, ETS, dan MF. “Saya akan keluar dari aset kertas,” ujar Robert Kiyosaki seperti dikutip dari Findbold News dan Kontan, Selasa (29/11/2022).
Kiyosaki berpendapat bahwa ekonomi global bukanlah pasar. Ia menyakini bahwa ekonomi global saat ini berada dalam gelembung terbesar sepanjang sejarah.
Saat ini ekonomi global sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomi makro yang dikomandoi inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga acuan. Kondisi ini juga berdampak pada pasar kripto.
Meskipun demikian, Kiyosaki tetap bullish pada Bitcoin dan Logam Mulia. Ia percaya bahwa produk tersebut berpotensi muncul lebih kuat saat ekonomi global memburuk.
Baca Juga : Berapa Besar UMP 2023 ? Ini Daftar Lengkapnya !
Disisi lain, kondisi pasar kripto saat ini terpukul akibat runtuhnya pertukaran FTX. Hal ini tidak serta merta mempengaruhi Kiyosaki, ia menekankan bahwa Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) memiliki peluang untuk bersatu di masa depan.














